Skip to content
Back to Blog
Bahasa Indonesia

Cara screening CV kandidat dengan AI: gratis, tanpa daftar, dua menit

Panduan praktis screening CV pakai AI untuk tim rekrutmen di Indonesia: tempel deskripsi pekerjaan, unggah satu PDF, baca scorecard per kriteria. Contoh nyata, cara membacanya, dan batasannya.

Veri Ferdiansyah
September 18, 2026
4 min read
Laptop menampilkan scorecard CV dari AI: skor 92 dari 100, label Shortlist, dan lima bar kriteria, dengan CV kertas di meja dan siluet Jakarta di jendela
Scorecard dari contoh di artikel ini: 92 secara keseluruhan, Shortlist, lima kriteria masing-masing dengan alasannya. Di-screening dengan alat CV gratis HyreTech, tanpa akun.

Screening CV pakai AI terdengar seperti proyek besar yang butuh persetujuan anggaran. Padahal tidak. Di bawah ini seluruh prosesnya dijalankan pada satu CV dengan alat screening CV gratis kami: tanpa akun, tiga kali sehari, dan berkasnya dihapus otomatis dalam satu hari. Kalau Anda sedang membuka lowongan dan punya satu PDF, Anda bisa ikut mencoba sambil membaca.

Kenapa tim di Indonesia butuh ini sekarang

Satu lowongan backend engineer di Jakarta dengan mudah menarik dua ratus pelamar dalam seminggu. Yang membaca biasanya satu orang, sering kali bukan orang teknis, di sela pekerjaan lain. Hasilnya bisa ditebak: CV dibaca sepuluh detik, kata kunci jadi satu-satunya filter, dan kandidat bagus yang CV-nya kurang rapi tersingkir.

AI screening tidak menggantikan wawancara. Yang digantikan adalah pembacaan pertama: setiap CV dibaca utuh terhadap deskripsi pekerjaan, lalu diberi skor per kriteria beserta alasannya. Anda tetap yang memutuskan, tetapi mulai dari daftar yang sudah terurut, bukan dari tumpukan.

Langkah 1: pilih rumpun peran terdekat

Alat ini meminta rumpun peran lebih dulu: backend engineer, frontend engineer, product designer, sales representative, atau operations associate. Rumpun menentukan rubrik, yaitu lima kriteria yang dinilai. Deskripsi pekerjaan Anda sendiri, yang ditempel di langkah berikutnya, menjadi acuan penalarannya. Pilih yang paling dekat meski judulnya berbeda; lowongan "platform engineer" dinilai sebagai backend.

Langkah 2: tempel deskripsi pekerjaan

Tempel teks aslinya, bukan ringkasan. Model membacanya untuk menentukan apa arti "cocok". Untuk contoh ini saya memakai lowongan senior backend engineer di platform pembayaran: layanan Go dan Node.js di GCP, pemodelan data PostgreSQL, on-call untuk domain pembayaran, testing, observability dan CI/CD, minimal lima tahun pengalaman, SQL kuat, Kubernetes dan Terraform, serta rekam jejak memimpin penanganan insiden. Boleh dalam Bahasa Indonesia, Inggris, atau campuran keduanya, seperti kebanyakan lowongan di sini.

Langkah 3: unggah CV

Satu PDF, maksimal lima megabyte. Contohnya memakai CV fiktif yang kami sertakan di dalam produk: Dimas Prasetyo, sekitar sembilan tahun pengalaman backend di Go, Node.js dan Python, dengan GCP, Kubernetes dan Terraform di peran-peran terakhirnya. Persis jenis CV yang diterima perusahaan pembayaran di Jakarta untuk lowongan seperti itu.

Klik "Score this resume". Analisis biasanya butuh satu sampai dua menit karena model membaca seluruh dokumen, bukan mencocokkan kata kunci.

Langkah 4: baca scorecard-nya

Ini hasilnya.

Skor keseluruhan 92 / 100
Rekomendasi Shortlist (shortlist dari 75, consider dari 60)
Kriteria Skor
Kualifikasi teknis 95
Praktik engineering 95
Pengalaman kerja 90
Pemecahan masalah 90
Kolaborasi 85

Setiap kriteria disertai satu paragraf alasan. Untuk kolaborasi, yang terendah dari lima, model menulis bahwa kandidat mereview sekitar 300 pull request per tahun dan membimbing empat engineer, dan bahwa memimpin penanganan insiden serta post-mortem menunjukkan kerja tim yang efektif di bawah tekanan. Skornya 85, bukan lebih tinggi, karena buktinya tidak langsung: CV menunjukkan hasil kolaborasi, bukan deskripsinya.

Di bawah kriteria, scorecard mencantumkan apa yang cocok dan apa yang tidak:

  • Sesuai lowongan: semua syarat di lowongan, dari Go dan Node.js di GCP sampai Kubernetes, Terraform dan memimpin penanganan insiden, ditemukan di CV.
  • Kurang: tidak ada yang ditandai.
  • Kekuatan: Go, Node.js dan Python tingkat lanjut; PostgreSQL, GCP, Kubernetes dan Terraform; migrasi monolit ke microservices; mentoring dan code review.
  • Celah: tidak ada penyebutan eksplisit layanan Node.js di GCP pada peran terakhir, dan pekerjaan keamanan terbatas pada review OWASP.

Bagian terakhir itu yang layak dibaca dua kali. Satu angka memberi tahu posisi CV di tumpukan. Celahnya memberi tahu apa yang harus ditanyakan di wawancara pertama.

Cara membaca scorecard tanpa tertipu angka

Tiga kebiasaan menjaga screening AI tetap jujur.

Baca alasannya, bukan angkanya. Skor 92 dengan alasan yang lemah lebih buruk daripada 78 dengan klaim yang spesifik dan bisa dicek. Kalau paragrafnya bilang "pengalaman kuat" tanpa menyebut sistem, tahun atau hasil, curigai skornya.

Cek celahnya sendiri ke CV. Di contoh ini model benar bahwa peran terakhir tidak menyebut Node.js di GCP. Apakah itu penting, Anda yang memutuskan. Model memunculkan pertanyaannya; ia tidak menjawabnya.

Waspadai CV yang ditulis untuk lolos filter. Di dalam produk lengkapnya, setiap kandidat juga mendapat verification confidence dari 0 sampai 100 yang memperkirakan seberapa konsisten klaim di CV, terpisah dari seberapa cocok dengan lowongan. CV yang penuh kata kunci tetapi tanpa cerita akan terlihat di sini.

Batas alat gratisnya

Alat gratis ini adalah pipeline yang sama dengan tiga batasan yang disengaja: satu CV per proses, satu dari lima rubrik tetap alih-alih rubrik yang dibuat dari deskripsi pekerjaan Anda, dan maksimal tiga kali sehari. Cukup untuk menilai apakah hasilnya berguna, tidak cukup untuk menjalankan satu putaran rekrutmen.

Di dalam workspace HyreTech, bedanya:

  • Rubrik dibuat dari deskripsi pekerjaan Anda sendiri, dan kriteria serta bobotnya bisa diubah. Artikel bantuan tentang cara bobot menjadi skor menjelaskan hitungannya.
  • Setiap pelamar dinilai otomatis, baik yang melamar lewat halaman lowongan Anda, diunggah sebagai kumpulan PDF, maupun diimpor dari ATS yang sudah Anda pakai.
  • Kandidat diurutkan satu sama lain, dengan verification confidence di samping setiap skor.

Paket gratis mencakup satu lowongan aktif dan 20 kredit, satu kredit untuk satu analisis CV, sehingga putaran kecil bisa berjalan tanpa membayar. Paket berbayar dan top-up, termasuk harga dalam Rupiah untuk pengguna di Indonesia, ada di halaman harga. Kalau Anda masih di tahap mencari kandidat, panduan sourcing talenta teknologi di Indonesia membahas dari mana mereka datang.

Coba sekarang

Buka alat screening CV gratis, tempel satu lowongan, unggah satu PDF, dan baca alasannya. Kalau terbaca seperti catatan rekan kerja, buat workspace gratis dan jalankan pada seluruh tumpukan CV Anda.

FAQ

Apakah alat gratisnya AI sungguhan atau sekadar demo? Ini pipeline analisis yang sama dengan yang dipakai pelanggan kami, dijalankan pada satu dari lima rubrik peran tetap. Hanya rubrik dan batas hariannya yang berbeda dari produk lengkap.

Apa yang terjadi pada CV yang saya unggah? Berkas dihapus otomatis dalam satu hari, catatan screening dibersihkan setelah 24 jam, dan hasil yang ditampilkan tidak memuat nama atau kontak dari berkas. Kebijakan privasi kami menjelaskan bagaimana teks yang diekstrak ditangani.

Bisa untuk CV berbahasa Indonesia? Bisa. Model membaca CV dalam Bahasa Indonesia, Inggris, atau campuran keduanya. Deskripsi pekerjaannya pun boleh dalam bahasa mana saja dari keduanya.

Berapa banyak CV yang bisa di-screening gratis? Tiga per hari di alat tanpa daftar. Workspace gratis menambah 20 kredit, satu per CV, plus satu lowongan aktif.

Ready to get started?

Hire smarter with AI-powered candidate screening — start free today.

Start free